Mengenal Jurusan Pariwisata

Mengenal Jurusan Pariwisata, Untuk Kalian Yang Suka jalan-jalan

Mengenal Jurusan Pariwisata – Ketika akan memaski dunia perkuliahan, pasti masih banyak dari kalianyang masih bimbang dengan aman yang akan pilih. Seperti mau masuk jurusan kedokteran namun takut dengan darah, mau masuk ke IT tidak paham komputer. Maka jurusan pariwisata bisa menjadi sarana pilihan kalian semua. Pasti banyak dari kalian juga yang berpikir bahwa akan enak rasanya untuk bisa mendapatkan kesusesan karier sambil berjalan-jalan.
Namun sebelum kalian benar memutuskan memilih jurusan ini, mari kita simak lebih jauh tentang mengenal jurusan pariwisata, berikut ini :

Apa Itu Jurusan Pariwisata

Apakah kalian ingin bisa berwisata tanpa harus membayarnya? Maka kalian akan bisa memilih jurusan pariwisata sebagai salah satu mendapatkan mimpi kalian. Jurusan pariwisata merupakan ilmu yang mempelajari tentang berbagai hal yang berkaitan dengan dunia pariwisata. Dalam jurusan ini, kalian akan belajar tentang berbagai materi yang bersangkutan dengan pariwisata. Seperti manajemen destinasi wisata, manajemen tur dan travel, sampai dengan perhotelan. Dan setelah kalian lulus, di harapkan kalian akan bisa menjadi memberikan pelayanan secara profesional.

Jurusan pariwisata umumnya juga tergabung dalam fakultas ilmu budaya. Dan bisa di katakan jurusan ini juga termasuk ilmu yang paling menyenangkan Namun jangan terpikir kalian akan selalu jalan-jalan ya. Karena kalian akan lebih belajar tentang bagaimana cara mengurus sebuah tur pariwisata atau kegiatan wisata secara serius, dan bukan hanya untuk main-main.

Baca Juga : Mengenal Jurusan Bimbingan Dan Konseling, Bukan Hanya Sekedar Guru BK

Mata Kuliah Jurusan Pariwisata

Setelah mengenal apa itu jurusan pariwisata, berikut adalah beberapa mata kuliah yang akan kalian pelajari ketika memilih jurusan ini, antara lain :

1. Statistik Pariwisata

Pada mata kuliah ini, kalian akan banyak belajar tentang hitung-menghitung, yang dalam hal ini berupa menghitung berapa banyak kunjungan para wisatawan pada suatu objek wisata, serta mencai tahu demografi wisatanya.

2. Ekonomi Pariwisata

Pada mata kuliah ini kalian akan belajar tentang bagaimana cara menganalisis seberapa besar dampak pariwisata di suatu lokasi, mau itu secara makro ataupun mikro.

3. Ekowisata

Para jurusan pariwisata kalian juga akan belajar tentang ekonomi. Pada mata kuliah ini kalian akan belajar tentang bagaimana cara untuk bisa mengembangkan pariwisata berdasarkan lingkungan yang mengutamakan konservasi alam. Lalu aspek perberdayaan budaya ekonomi dan pendidikan.

4. Bahasa Asing

Selain berlajar tentang berbagai hal yang bersangkutan dengan pariwisata. Kalian juga akan belajar beberapa bahasa asing pada jurusan ini. Bahasa-bahasa yang akan pelajari antara lain bahasa mandarin, bahasa inggris, jepang, korea, sampai dengan prancis. Hal ini bertujuan sebagai bekal nantinya ketika kalian akan mengembangkan cakupan bisnis pariwisata yang kalian dirikan ketiak lulus nantinya.

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa mata kuliah yang ada di jurusan pariwisata di indonesia, antara lain :

  • Pengantar Pariwisata
  • Matematika Bisnis
  • Keuangan Bisnis
  • Studi Lintas Budaya
  • Geografi Pariwisata
  • Ekonomi Pariwisata
  • Pemasaran Pariwisata
  • Perencanaan Pariwisata
  • Pariwisata dan Budaya Visual
  • Psikologi Pariwisata
  • Hukum dan Etika Pariwisata
  • Studi Kelayakan Bisnis Pariwisata
  • Manajemen Operasi Hotel dan Resort
  • Strategi Bisnis Pariwisata
  • Manajemen Pendapatan
  • Bahasa Inggris
  • Bahasa Inggris Profesi
  • Bahasa Asing (Jepang/Mandarin)
  • Industri Pariwisata dan sebagainya

Demikianlah sedikit infor tentang mengenal jurusan pariwisata yang perlu kalian ketahui. Pasti banyak dari kalian yang awalnya salah mengartikan jurusan ini. Meskipun tidak sepenuhnya jalan-jalan, namun jurusan ini tetap menjadi salah satu jurusan yang populer.

Mitos Salah Mengenai Jurusan Hospitality dan Pariwisata

Mitos Salah Mengenai Jurusan Hospitality dan Pariwisata

Mitos Salah Mengenai Jurusan Hospitality dan Pariwisata – Jurusan Perhotelan dan Pariwisata memang tergolong baru di Indonesia. Jadi tidak heran jika kebanyakan orang salah kaprah mengenai program studi yang satu ini. Memang jurusan pariwisata kurang populer di banding jurusan lain seperti ekonomi, hukum, politik dan psikologi. Ini karena pariwisata di Indonesia baru di akui sebagai ilmu pada tahun 2008, di mana negara lain industri pariwisata sudah lebih maju.

1. Kuliahnya Gampang

Jika banyak orang yang bilang, kuliah di teknik susah, ekonomi apalagi. Di jurusan hukum males menghapal undang-undang, di IT tidak paham komputer, terus Psikologi tidak paham pelajarannya dan mengambil pariwisata karena terlihat enak bisa jalan-jalan. Kelihatannya jurusan pariwisata memang enak karena bisa jalan-jalan tetapi sebenarnya ada banyak hal yang harus di pelajari anak jurusan pariwisata.

  • Statistik Pariwisata, mata kuliah yang bakal menghitung-hitung angka. Seperti menghitung jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata. Lalu prediksi dari demografinya, geografi, sampai ke psikografi. Ini agar kita tahu kebijakan objek wisata itu mau di bawa ke mana.
  • Tourism Behaviour, Membahas perilaku wisatawan seperti belajat psikologi.
  • Ekonomi Pariwisata, mata kuliah ini membahas seberapa besar dampak pariwisata di suatu destinasi atau objek wisata, baik secara makro maupun mikro seperti belajar ekonomi.
  • Tourism Law, pembahasan tentang aturan-aturan untuk objek wisata, hotel, restoran dan usaha pariwisata lain seperti belajar hukum.
  • Studi Wilayah atau Perencanaan Destinasi, kamu haru belajkar zonasi pengembangan kawasan wisata seperti teknik
  • Manajemen Objek Wisata, belajar tentang manajemen
  • Ekowisata, dalam matkul ini kamu akan belajar tentang mengembangkan pariwisata berbasis pelestarian alam. Seperti belajar ilmu kehutanan atau lingkungan.’
  • Tourism Philosophy, sudah jelas akan belajar apa di mata kuliah ini. Tentu saja akan belajar tentang filosofi manusia saat melakukan perjalanan wisata
  • Belajar Bahasa Asing, seperti bahasa Inggris, bahasa Perancis, bahasa Jepang, bahasa Mandarin. Belajar bahasa asing agar bisa betkomunikasi dengan turis mancanegara.
  • Geografi Pariwisata, membahas pemetaan potensi wisata. Bisa dalam lingkup daerah, provinsi sampai nasinal.
  • Pariwisata Budaya, tentang bagaimana mengembangkan pariwisata yang di dasarkan kepada kearifan budaya lokal, seperti belajar antropologi, sejarah dan arkeologi.

Baca Juga : Tantangan dan Peluang Bagi Universitas Indonesia di Era Digital

2. Jalan-Jalan Terus Kerjaannya

Dalam mata kuliah studi wilayah atau ilmu tata ruang, anak pariwisata ke objek wisata untuk melihat atraksi dan potensi yang ada. Aktivitas lain yang perlu di lakukan adalah mengukur jalan ke objek wisata, menghitung jembatan, serta memeriksa sarana dan prasarana lainnya. Lalu amenities wisata juga perlu di kaji, seperti menghitung tong sampah, kamar mandi, toko-toko oleh-oleh dan pembuangan limbah. Jangan lupa ancillary service juga harus di cek, seperti brosur pemasaran, pintu gerbang, peta dan lain lain.

3. Mahasiswa Pariwisata Hafal Info Segala Objek Wisata

Pasti banyak yang bertanya tau meminta tolong seputar hotel dan objek wisata ke destinasi tujuan atau meminta tolong menjadi tour guide. Tetapi anak pariwisata tidak tahu semua objek wisata dan hafal semua hotel. Lalu objek wisata juga ada banyak dan tidak semua objek wisata anak pariwisata tahu ceritanya.

4. Paham Tengtang Pengembangan Desa Wisata

Ilmu Pariwisata sebenarnay memiliki beberapa spesialisasi. Contohnya seperti attractions and destination, human resource management in tourism, tourism marketing, MICE, lodging, heritage sampai culinary. Jadi setiap mahasiswa pariwisata biasanya memiliki spesialisasinya sendiri.

5. Setelah Lulus, Kerjanya di Bidang Objek Wisata atau Hotel

Pariwisata pada dasarnya adalah hospitality atau keramah tamahan, yaitu ilmu tentang melayani tamu. Ilmu ini memang banyak di gunakan di Hotel, namun sat ini 60% dari sebuah produk adalah pelayanan. Ilmu Pelayanan bisa di aplikasikan ke berbagai industri seperti di perusahaan perbankan, operator seluler, maskapai penerbangan, KAI PELNI, pelayanan konsultan dan badan pemerintahan.