Contoh Percakapan Bahasa Jawa Halus Antara Orang Tua dan Anak HUT RI

Diposting pada

Contoh percakapan bahasa jawa halus – Pengertian dialog bahasa jawa krama alus ibu dan anak sendiri adalah bahasa daerah yang berasal dari Suku Jawa. Bahasa jawa biasanya digunakan oleh orang-orang yang berasal dari Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY sekitarnya. Bahasa Jawa mempunyai dua jenis macam yaitu Ngoko dan Krama. Ngoko sendiri dibedakan lagi menjadi Ngoko Kasar, Ngoko Lugu (Ngoko Campuran) dan untuk Krama ada banyak jenisnya mulai dari Wreda Krama, Kramantara, Mudha Krama, Krama Lugu, dan Krama Alus.

Berikut contoh percakapan bahasa jawa halus antara orang tua dan anakNamun disini akan membahas contoh dialog percakapan bahasa jawa dengan orang tua yang dilakukan oleh anak. Maka dari itu, yang digunakan yakni percakapan bahasa jawa krama alus. Bahasa jawa krama alus wajib digunakan oleh orang yang lebih muda jika berdialog dengan orang yang lebih tua, karena bahasa krama alus mempunyai kesopanan yang lebih dibanding jenis bahasa jawa lainnya.

Dina esuk Senin ing mangsa Pandemi Covid-19 lan sesuk kui HUT RI ke 76. Ana Rinda sing lagi masang gendero Merah Putih kanggo 17 Agustusan sesuk.

Bapak :”Le, genderone wis kepasang durung?”
Rinda :”Dereng bapak, wonten punapa?
Bapak :”Nek wis rampung, bapak njaluk tulung le.”
Rinda :”Tulung punapa nggih pak?”
Bapak :”Bapak njaluk tulung rewangi ngecat buk le.”
Rinda :”Terus wonten ingkang liyan pak?”
Bapak :”Oh iyo, sekalian resik-resik halaman yo le.”
Rinda :”Enggih pak, sekedap nggih kula badhe masang gendero rumiyin. Mangkih nek sampun enggal, kulo abdi.”
Bapak :”Iyo le.”

Arti dari contoh percakapan bahasa jawa halus diatas yakni

Hari Senin pagi dimasa pandemi Covid-19 yang besok bertepan HUT RI 76. Ada Rinda yang sedang memasang bendera merah putih untuk 17 Agustusan besok.
Bapak :”Nak, memasang benderanya sudah selesai belum?”
Rinda :”Belum pak, ada apa?
Bapak :”Kalau sudah selesai, bapak ingin minta tolong nak.”
Rinda :”Minta tolong apa ya pak”
Bapak :”Bapak minta tolong dibantu ngecat tempat duduk pinggir jalan rumah kita nak.”
Rinda :”Lalu, ada yang mau dibantu lagi pak?”
Bapak :”Oh iya, sekalian bersih-bersih halaman rumah ya nak.”
Rinda :”Iya pak, sebentar ya saya ingin menyelesaikan memasang bendera dahulu. Nanti jika sudah selesai, saya bantu.”
Bapak :”Iya nak.”

Nah begitulah percakapan singkat anatara orang tua dan anak. Maka dari itu krama alus berfungsi sebagai bahasa yang sopan untuk digunakan saat berdialog dengan orang tua. Karena bahasa jawa atau basa jawa mengajarkan tentang tata krama yang tinggi untuk selalu menghormati orang yang lebih tua terkhusus dengan orang tua atau orang yang sudah sepuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × two =