Tips dan Trik Bagaimana Cara Berjualan di Shopee agar Cepat Laku dan Sukses untuk Pemula

Diposting pada
Sukses jualan di shopee
logo shopee
Blog Ilmu Pendidikan – Shopee adalah salah satu platform marketplace paling diminati di Indonesia. Bahkan Shopee sendiri sekarang ini menjadi salah satu marketplace terbesar nomor satu di Indonesia diatas Lazada, dan Tokopedia yang sudah merajai marketplace Indonesia beberapa tahun yang lalu, sekarang ini menjadi peringkat empat dan Lazada peringkat tiga.

Dengan besarnya pengguna Shopee di Indonesia, otomatis berjualan pun semakin banyak saingan dan semakin sulit. Bahkan untuk sukses jualan di Shopee pun harus mengguakan tips dan trik agar sukses berjualan. Nah bagaimana cara berjualan di Shopee agar cepat laku? Baca dan simak baik-baik di bawah ini.

Cara sukses jualan di Shopee

Sukses jualan di Shopee dapat diraih dan mudah untuk dilakukan, asalkan kamu jeli dan berinovasi secara terus-menerus maka kamu dapat bersaing dengan penjual lainnya di Shopee. Berikut ini rahasia sukses jualan di Shopee.

1. Tambahkan Value

Dengan banyaknya penjual di Shopee, maka salah satu untuk memenangkan hati konsumen adalah menambahkan value. Value adalah nilai lebih dari apa yang kamu tawarkan dalam produk atau jasa yang kamu tawarkan. Sebagai contoh: kamu berjualan pakaian, dan jenis pakaian itu banyak yang menyamai oleh penjual di Shopee lainnya. Maka, cobalah kamu menambahkan value mulai dari pengemasan yang rapi dan bagus, kecepatan pengiriman diatas seller lain, respon yang ramah dan cepat. Maka itu sudah cukup untuk menambah value terhadap produk kamu, dan lihatlah beberapa konsumen akan senang dan dipastikan menjadi langganan anda tanpa perlu banting harga yang merugikan.

2. Iklankan Melalui Shopee Ads

Untuk menambahkan viewers produk dan leads. Kamu dapat mencoba memakai fitur Shopee ads dengan deposit yang bervariasi sesuai pilihan di Shopee. Jika kamu kurang yakin dapat top up sebanayk 25 ribu dulu sebagai saldo kredit iklan. Yang perlu diperhatikan disini adalah ada dua fitur iklan yang dapat digunakan yaitu fitur produk serupa dan kata kunci. Untuk leads yang paling bagus menurut penulis adalah kata kunci, dikarenakan sebagaian besar konsumen mencari produk lewat kata kunci di pencarian Shopee. Nah kamu dapat membidik kata kunci sesuai produk yang potensial, selalu lakukan riset mana saja kata kunci yang bagus untuk dibidik. Jika perlu harap dicatat kata kunci tersebut.

3. Buat Promo

Fitur gratis yang dapat kamu gunakan adalah fitur promo. Fitur promo di Shopee ini salah satu kiat rahasia sukses jualan di Shopee juga. Kamu dapat memanfaatkan fitur voucher promo, voucher ikuti toko, dan paket produk. Mindset konsumen adalah suka dengan hal yang berbau promo, nah dengan fitur itu buatlah promo yang sangat menarik konsumen dengan membuat voucher promo dan tentukan seberapa potongan produk yang dibuat. Disini dalam membuat voucher harap diperhatikan betul dalam memberikan diskon, jangan sampai kamu sendiri malah rugi. Jika promo sudah dibuat sesuai target keuntungan maka simpan dan update agar promo dapat muncul nantinya. Untuk voucher ikuti toko juga berguna meningkatkan follower toko kamu secara organik lho. Maka dari itu dua fitur ini dengan paket produk sangat berpotensial meningkatkan penjualan di Shopee.

Jualan apa yang laris di Shopee?

Untuk barang yang laris di Shopee sangat beragam dan bervariasi tergantung keinginan kamu membuka toko dalam produk apa. Namun yang perlu di ingat dalam berjualan adalah produk dengan peminat di pasaran. Jika produk yang kamu jual sudah banyak di pasaran, maka bisa dipastikan persaingannya sangat ketat. Kemudian jika produk yang kamu tawarkan masih sedikit di pangsa pasar Shopee, maka potensi produk terjual juga semakin bagus dengan syarat tetap melakukan promo atau iklan agar meningkatkan view konsumen yang berpotensi membeli barang kamu di Shopee.
Nah penjualan yang laris di Shopee tergantung dengan minat konsumen kebanyakan. Kamu dapat menjual produk fashion, makanan dan minuman, bahkan jasa dan produk digital sekalipun. 

Jualan di Shopee Apakah harus Stok Barang?

Jika kamu seorang reseller atau seller berjualan produk fisik otomatis memang harus stok barang, akan tetapi kamu juga tidak perlu stock barang secara langsung. Hanya bermodalkan kuota internet dan gadget kamu sudah dapat berjualan di Shopee dengan menggunakan sistem dropship. Sebagai contoh produk di Tokopedia, kemudian kamu posting di Shopee dan dilebihkan harganya saat di posting di Shopee sebagai keuntungan kamu, maka ini yang dinamakan sistem dropship dan kamu tidak perlu stok barang. Namun perlu diketahui reseller dan dropship mempunyai kelemahan masing-masing.
Kelebihan reseller, kamu dapat mengontrol stok barang sendiri jadi proses masuk atau keluar dari penjualan dan stok barang dapat kamu kontrol secara langsung. Namun kekurangannya yakni kamu harus membeli stok barang lagi, membutuhkan space atau ruang sebagai penyimpanan barang, dan tentunya membutuhkan modal yang lumayan besar.
Sedangkan kelebihan dropshiper, kamu tidak perlu melakukan penyetokan barang dan lain sebagainya. Hanya bermodalkan kuota dan gadget smartphone, kamu sudah dapat berjualan di Shopee. Namun kelemahannya yaitu kamu tidak dapat mengetahui stok produk, dan jika ada komplain mengenai produk kamu akan sedikit kesusahan dikarenakan produk dikirimkan oleh seller secara langsung. Maka dari itu jika kamu ingin menjadi seorang dropshiper harap memilih seller yang responsif dan ramah serta produk yang berkualitas. Agar saat ada komplain dari pembeli kamu dapat menyelesaikan dengan baik dan tidak berimbas dengan penilaian toko yang dapat memperburuk citra tokomu.
Nah itulah bagaimana cara berjualan di Shopee agar cepat laku. Pasalnya sukses jualan di Shopee akan mudah digapai jika kamu gigih dan terus belajar serta pintar dalam promosi. Begitulah cara sukses jualan di Shopee yang dapat kamu lakukan agar penjualanmu meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − fifteen =